Ada dua proses yang menyebabkan air dapat terkirim sampai ke daun, yaitu tekanan akar dan tarikan transpirasi. Saat partikel mineral banyak yang terkumpul di bagian stele, potensial air akan turun sehingga banyak air yang masuk (terosmosis) ke stele. Banyaknya air yang mengalir dari korteks ke stele ini menghasilkan suatu dorongan besar yang “memaksa” cairan masuk dan naik di dalam xilem.Peristiwa ini yang dimaksud sebagai tekanan akar.Saat siang hari, udara di luar daun lebih kering. Artinya,kandungan air lebih rendah dibanding kandungan air dalam daun.Akibatnya, air dalam daun akan terdifusi keluar melalui stomata.Proses ini disebut sebagai transpirasi.Proses transpirasi menyebabkan tumbuhan kehilangan air.Adanya gaya adhesi dan kohesi yang terjadi antara air dengan sel-sel jaringan mesofil daun maka jaringan ini ‘menarik’ air dari jaringan di bawahnya untuk memenuhi kebutuhan air dalam daun yang hilang karena transpirasi. Gaya tarik itu menyebabkan air yang terangkut akar (pada proses tekanan akar) akan mengisi xilem batang danterus naik ke daun. Proses aliran air dari potensial tinggi ke potensial rendah karena tarikan transpirasi terjadi terus menerus sehingga air dapat sampai ke daun.

Saya ingin menambahkan satu lagi faktor yang mempengaruhi naiknya air dari akar sampai ke daun. Selain dua faktor tersebut yaitu tekanan akar dan daya isap daun (transpirasi), ada satu lagi faktor yang mempengaruhi yaitu daya kapilaritas batang. Meskipun ini terjadi di dalam tubuh tumbuhan, namun teori yang mendasari ini lebih berbau fisika. Dalam fisika ada sebuah teori yang disebut daya kapilaritas yaitu naik/turunnya cairan yang berada di dalam pipa kapiler (pipa yang sangat kecil diameternya). Dalam tubuh tumbuhan, bagian yang berperan sebagai pipa kapiler ini adalah pembuluh kayu (xylem). Melalui xylem yang memiliki luas penampang yang sangat kecil inilah air bergerak naik akibat adanya gaya adhesi (gaya tarik-menarik antara dua molekul benda yang tidak sejenis) antara molekul air dan molekul pada dinding xylem.
1.     Daya Tekan Akar : masuknya air dari tanah ke tumbuhan adalah akibat adanya tekanan osmosis pada sel akar. osmosis adalah gerakan molekul air melalui selaput semipermeabel (dapat ditembus) dari larutan yang kurang pekat ke larutan yang kental. Daya tekan akar akan mendorong air naik ke pembuluh xylem di batang..

2.     Kapilaritas Batang : Air yang sudah sampai ke pembuluh xylem batang akan terus bergerak naik hingga ke daun. Naiknya air pada pembuluh Xylem batang disebabkan daya kapilaritas. 

3. Daya Isap Daun : Transpirasi adalah hilangnya air dari tumbuhan akibat penguapan. dengan adanya penguapan, cairan pada sel-sel daun menjadi kental, sehingga sel-sel daun menyerap air dari pembuluh xylem pd tulang daun. Tenaga yang ditimbulkan oleh proses Transpirasi tersebut disebut daya Isap Daun. Transpirasi dipengaruhi suhu, kelembapan, pergerakan air, atmosfer, dan cahaya serta air dalam tanah.


Author

Unknown

Kamis, 30 Oktober 2014 23.15 / 0 Comment

Ada dua proses yang menyebabkan air dapat terkirim sampai ke daun, yaitu tekanan akar dan tarikan transpirasi. Saat partikel mineral banyak...